5 Cara Mengatasi Hidung Mampet Pada Anak

5 Cara Mengatasi Hidung Mampet Pada Anak

 

hidung anak mampet jangan terburu-buru beli obat

Wawasandunia.com - Hidung mampet adalah salah satu masalah kesehatan yang bisa membuat anak rewel seharian. Biasanya dikarenakan flu dan pilek, bahkan bisa juga karena alergi terhadap sesuatu.


Contohnya karena alergi dingin dan alergi debu, bisa juga karena alergi makanan walau rata-rata alergi karena makanan menimbulkan gejala gatal-gatal dan sesak napas. 


Ada beberapa cara yang bisa dilakukan jika anak sedang mampet hidungnya, cara yang bisa dilakukan berikut ini cukup mudah dan langsung bereaksi, sehingga si kecil tak lagi rewel.


Cara Mengatasi Hidung Mampet Pada Anak

Cara Mengatasi Hidung Mampet Pada Anak


Apa saja? Silahkan simak di bawah ini:


1. Gunakan Uap Air Hangat untuk Encerkan Lendir


Cara lainnya untuk mengatasi hidung mampet adalah dengan menggunakan uap air hangat. Dengan menghirup uap air, maka saluran pernapasan yang tersumbat bisa encer dan akhirnya mengalir keluar untuk dibersihkan. 


Karena meminta anak untuk menguap dirinya sendiri di depan baskom dengan handuk itu sulit, maka bisa coba dengan membawa anak ke kamar mandi dan simpan baskom berisi air panas di sana, tutup pintu kamar mandi dan biarkan uapnya memenuhi ruangan. 


Lebih bagus jika meneteskan beberapa tetes minyak kayu putih, bisa melegakan pernapasan dan mengencerkan ingus juga. Jangan lupa temani anak saat berada di kamar mandi.


2. Memberikan Obat Tetes untuk Hidung


Jika ingin mengeluarkan ingus dari hidung bayi atau anak, maka belilah obat semprot hidung yang bisa didapatkan di apotek. 


Isinya adalah larutan garam steril khusus untuk mengencerkan lendir dan cara menggunakannya juga sangat mudah. Cobalah memegang si kecil dalam posisi tegak lurus dan teteskan 2 – 3 tetes larutan tersebut pada tiap lubang hidung. 


Setelah itu, ibu bisa membaringkan anak dengan posisi kepala yang lebih rendah selama satu menit. Pada posisi ini, larutan garam akan mengencerkan ingus, sehingga lebih mudah untuk mengeluarkan ingus yang menyumbat hidungnya.


Cara untuk mengeluarkan ingusnya adalah dengan menggunakan aspirator hidung yang juga dijual di pasaran. Tetapi jangan masukkan aspirator hidung terlalu dalam dalam hidung anak. Ibu bisa melakukannya sebanyak dua atau tiga kali tiap sesuai dengan kebutuhan si kecil.


3. Nyalakan Vaporizer atau Humidifier


Untuk mengenyahkan hidung tersumbat yang mudah dan cepat adalah dengan meletakkan humidifier atau vaporizer. Fungsinya untuk mnambah kelembapan udara di dalam ruangan.


Dengan menggunakan alat ini, maka bisa membantu atasi hidung anak yang tersumbat dengan mudah. Pastikan selalu membersihkan alat secara rutin, supaya alat tetap bersih dan tidak berjamur.


4. Berjemur di Bawah Matahari Pagi 


Supaya lendir yang membuat hidung mampet bisa encer, maka ibu bisa mengajak anak untuk berjemur pagi-pagi. Tak perlu jauh-jauh, di depan rumah juga sudah cukup dan hal itu mampu meringankan gejala pilek dan juga hidung yang tersumbat.


Selain itu, manfaat lainnya dari sinar matahari pagi adalah bisa meningkatkan imunitas si kecil.  


5. Menepuk-Nepuk Punggung Anak Secara Lembut


Ternyata gerakan sederhana ini sangat efektif untuk membantu anak mengeluarkan dahak. Setelah ditepuk-tepuk lembut, maka anak biasanya akan memuntahkan atau mengeluarkan lendir yang tadinya menghalangi saluran pernapasannya. Jika tidak, bisa jadi lendir yang sudah encer akan keluar bersama feses anak saat BAB nanti.


Namun jika gejala hidung tersumbat yang anak alami tak kunjung sembuh setelah dua minggu, dibaregi dengan demam dan juga muncul ruam di sekujur tubuhnya, maka langsung bawa ke dokter, ya! 


Kondisi kesehatan anak harus dicek betul oleh tenaga  medis, sehingga bisa diberikan perawatan yang paling tepat untuk mengembalikan kondisi tubuhnya lagi seperti semula.

5 Cara Mengatasi Batuk Pada Bayi yang Baru Lahir

5 Cara Mengatasi Batuk Pada Bayi yang Baru Lahir

Anak Batuk

Wawasandunia.com - Ketika mendapati si kecil batuk Anda tidak disarankan untuk langsung memberikan obat batuk yang dijual bebas di apotik – apotik, terutama pada bayi baru lahir.


Hal ini dikarenakan obat batuk beresiko menyebabkan efek samping pada bayi. Selain dengan obat – obatan, masih ada banyak cara mengatasi batuk pada bayi yang baru lahir yang jauh lebih amaan untuk Anda coba. Apa saja? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.


5 Cara Mengatasi Batuk Pada Bayi yang Baru Lahir

Cara Mengatasi Batuk Pada Bayi yang Baru Lahir


Sebenarnya batuk merupakan reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan virus, kuman dan kotoran dari saluran pernapasan. Oleh karenanya, batuk yang dialami bayi baru lahir bukanlah kondisi yang berbahaya.


Tetapi, kondisi tersebut pastinya akan membuatnya menjadi lebih rewel hingga sulit beristirahat. Tentu saja hal ini membuat banyak orangtua merasa khawatir dan ingin membantu meredakan batuk yang diderita buah hatinya.


Berikut adalah cara mengatasi batuk pada bayi yang baru lahir yang bisa Anda coba praktekkan sendiri di rumah.


1. Memberikan ASI Lebih Sering

Diketahui, ASI kaya akan kandungan zat pembentuk kekebalan tubuh yang dapat memperkuat imun tubuh bayi dalam melawan infeksi. 


Tidak hanya itu, ASI juga baik untuk mengencerkan dahak dan membuat tenggorokan bayi menjadi lebih lega. Oleh karenanya, saat mendapati bayi sedang sakit batuk, Anda dianjurkan untuk memberikan ASI lebih sering.


2. Teteskan Cairan Saline


Apa itu cairan saline? Ini merupakan obat tetes hidung yang dibuat dari larutan air garam steril. Cairan saline berfungsi untuk membantu mengeluarkan lendir di dalam hidung dan tenggorokan bayi. Tak perlu khawatir, sebab cairan saline bisa didapatkan dengan mudah dan tanpa resep dokter di apotik – apotik. 


Cara menggunakan cairan saline untuk mengatasi batuk pada bayi yang baru lahir cukup mudah. Anda hanya perlu memposisikan kepala bayi sedikit mendongak ke atas, lalu teteskan larutan saline 2 – 3 tetes ke rongga hidungnya.


Biar gampangnya, Anda bisa meneteskan larutan saline ini menggunakan bantuan pipet. Diamkan kurang lebih sekitar 30 detik, kemudian bersihkan hidung bayi Anda.


3. Memberikan Uap Hangat


Uang hangat dipercaya dapat mengencerkan dahak dan membantu bayi untuk bernapas lebih lega. Oleh karenanya Anda bisa membuatkan air hangat sendiri di rumah untuk bisa dihirup oleh bayi. 


Solusi lainnya adalah dengan memandikan bayi dengan air hangat, atau Anda juga bisa menggunakan alat pelembap udara (humidifier). Ketika menggunakan uap hangat, pastikan suhu uapnya tidak terlalu panas, yakni sekitar 37.2 – 38 derajat celcius. 


4. Memberikan Minuman Hangat


Untuk bayi usia 6 bulan, Anda bisa memberinya air putih hangat. Namun juga perlu diingat, Anda tidak disarankan untuk memberinya minuman hangat yang dicampur madu. Alasannya, madu diyakini dapat menyebabkan botulisme pada bayi yang usianya kurang dari 1 tahun. 


5. Menggunakan Minyak Esensial


Untuk mendapatkan minyak satu ini mudah sekali, selain bisa membelinya di apotik Anda juga bisa mendapatkannya di supermarket – supermarket terdekat. Minyak esensial seperti minyak eucalyptus dipercaya dapat membantu meredakan batuk dan nyeri otot saat dioleskan di kulit, atau ketik menyebar ke udara. 


Aplikasikan minyak esensial tersebut di kulit bayi, misalnya di area kaki, dada punggung dan telapak tangan bayi. Setelah itu berikan pijatan yang lembut. Namun sebelumnya Anda disarankan untuk konsultasikan pada dokter atau bidan, sebab tidak semua minyak aman untuk bayi yang baru lahir.


Demikianlah informasi seputar cara mengatasi batuk pada bayi yang baru lahir. Semoga informasinya bermanfaat.